Perkumpulan Asosiasi Riset dan Pengembangan Manusia Berkelanjutan lahir pada 12 April 2022 di Kota Pasuruan, tumbuh dari keyakinan bahwa peningkatan kualitas manusia membutuhkan ruang yang mempertemukan penelitian, pendidikan, dan pengabdian sosial secara berkelanjutan. Para pendirinya memandang organisasi ini sebagai wadah yang merawat pengetahuan agar tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjelma menjadi kerja nyata bagi masyarakat.
Di dalam akta pendiriannya, perkumpulan ini digariskan sebagai organisasi nirlaba yang berkomitmen pada pengembangan manusia melalui riset ilmiah, program pemberdayaan, serta inovasi sosial yang relevan. Struktur kerjanya dibangun untuk menjaga integritas proses, keterbukaan kolaborasi, dan keberlanjutan jangka panjang. Maksud dan tujuan perkumpulan ini meliputi:
- Menyelenggarakan penelitian dan kajian ilmiah di bidang sosial, pendidikan, dan pembangunan manusia.
- Mengembangkan pelatihan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas masyarakat berdasarkan temuan riset dan kebutuhan komunitas.
- Mendorong inovasi sosial melalui riset terapan, studi kebijakan, dan kemitraan lintas-lembaga.
- Menjalin kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta sektor swasta untuk memperkuat ekosistem pembangunan manusia berkelanjutan.
- Mempublikasikan hasil pemikiran, penelitian, atau karya akademis lainnya untuk diseminasi kepada masyarakat luas, tanpa maksud mengambil keuntungan, sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang lebih inklusif dan mudah diakses.
Sebagai perkumpulan, organisasi ini berupaya menjadi ruang yang memberi tempat bagi ide-ide baik agar tidak terperangkap di ruang seminar, tetapi menemukan jalannya menuju masyarakat. Di lingkar kerjanya, para peneliti, pendidik, praktisi sosial, dan pegiat komunitas berkumpul untuk mengolah pengetahuan menjadi tindakan yang bermakna.
Kini, Asosiasi Riset dan Pengembangan Manusia Berkelanjutan berkembang sebagai rumah bagi gagasan dan kerja kolektif—sebuah tempat di mana riset menjadi jembatan, bukan sekadar arsip; di mana publikasi bukan pemujaan akademis, tetapi sarana berbagi manfaat. Organisasi ini berdiri dengan tekad untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan senantiasa kembali kepada masyarakat yang melahirkannya.
